Bagaimana cara memilih resin poliamida untuk produksi tinta cetak?

Feb 12, 2026
1. Pendahuluan: Peran Resin Poliamida dalam Tinta Cetak Modern
Resin poliamida, khususnya yang berasal dari asam lemak terpolimerisasi (asam dimer), merupakan bahan baku utama dalam produksi tinta cetak berkinerja tinggi. Bahan-bahan ini terutama digunakan sebagai pengikat pembentuk film dalam sistem berbasis pelarut untuk kemasan fleksibel. Keunggulan utama mereka terletak pada daya rekat yang luar biasa pada substrat non-porous seperti film polietilen (PE), polipropilen (PP), dan poliester (PET) yang telah diolah, dikombinasikan dengan kilap tinggi dan sifat tahan lama.
2. Pemilihan Resin: Mencocokkan Komposisi Kimia dengan Aplikasi
Tidak semua resin poliamida itu sama. Langkah penting pertama adalah memilih jenis resin yang tepat berdasarkan metode pencetakan dan persyaratan penggunaan akhir.
2.1 Poliamida yang Larut dalam Alkohol vs. Poliamida yang Larut dalam Ko-Solvent
Untuk pencetakan fleksografi dan gravure, resin poliamida yang larut dalam alkohol adalah standar industri. Resin-resin ini merupakan produk kondensasi asam dimer (campuran asam dibasa C20-C44) dengan diamina seperti etilendiamin dan piperazin. Senyawa ini dirancang untuk larut sepenuhnya dalam alkanol rantai pendek (etanol, isopropanol) tanpa memerlukan hidrokarbon aromatik.
•Tingkat Serbaguna: Menawarkan daya rekat, kilap, dan ketahanan terhadap pengelupasan yang seimbang. Ideal untuk pencetakan permukaan pada poliolefin yang telah diolah.
•Tingkat Anti-Blok Tinggi: Memiliki titik leleh tinggi (140-150°C) dan ketahanan superior terhadap penempelan lapisan. Cocok untuk aplikasi yang sensitif terhadap panas.
Jenis yang Kompatibel dengan Nitrocellulose: Membutuhkan lebih sedikit nitrocellulose (NC) dibandingkan resin konvensional, menyederhanakan formulasi dan mengurangi biaya sambil tetap mempertahankan daya rekat.
2.2 Parameter Spesifikasi Utama
Saat melakukan kualifikasi resin, evaluasi sifat-sifat umum berikut:
• Titik Lunak (Bola & Cincin): Biasanya 100-120°C. Memengaruhi ketahanan terhadap penyumbatan dan kecepatan pengeringan
• Nilai Asam & Nilai Amina: Biasanya <10 mg KOH/g. Nilai rendah menunjukkan resin yang stabil dan tidak reaktif.

• Viskositas (Gardner-Holdt): Berkisar dari EH (untuk tinta dengan kandungan padatan tinggi) hingga nilai yang lebih tinggi. Memengaruhi transfer dan aliran tinta


Strategi Formulasi Spesifik Aplikasi
Tinta Laminasi
Untuk kemasan fleksibel multi-lapisan (misalnya, pembungkus makanan ringan), tinta tidak hanya harus tercetak dengan baik tetapi juga dapat menerima perekat dan tahan terhadap laminasi.
• Persyaratan: Kekuatan ikatan yang tinggi.
• Formulasi: Gunakan poliamida dengan berat molekul tinggi (Mw 40.000-60.000) berbasis piperazin.
Hindari penggunaan lilin berlebihan karena dapat mengurangi kekuatan ikatan. Penambahan surfaktan APG sangat efektif di sini untuk meningkatkan daya rekat - Pencetakan Permukaan Kecepatan Tinggi
Untuk pencetakan pada film PE yang telah diolah untuk pembuatan tas.
• Persyaratan: Cepat kering, bau tidak sedap.
• Formulasi: Gunakan jenis poliamida dengan viskositas rendah. Campurkan dengan nitroselulosa untuk meningkatkan kekerasan dan kecepatan. kinerja mesin press pakan
Pernis Cetak Tambahan (OPV)
• Persyaratan: Kilap tinggi, tahan gesek.
• Formulasi: Gunakan poliamida yang larut dalam alkohol sebagai pembentuk film tunggal (15-30% padatan resin). Tambahkan lilin polietilen agar lebih licin.
Obrolan sekarang
Obrolan sekarang
Jika Anda tertarik dengan produk kami dan ingin mengetahui lebih detail, silakan tinggalkan pesan di sini, kami akan membalas Anda sesegera mungkin.

Rumah

Produk.

tentang

kontak